Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Nyawa jutaan bayi di selamatkan oleh darah kakek ini

 on Rabu, 09 September 2015  



Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Jika dilihat dari luar, sosok James Harrison terlihat biasa saja. Namun, ternyata ada sesuatu yang luar biasa yang mengalir di dalam pembuluh darahnya.

Pria berwajah ramah ini diketahui sangat menyayangi anak-anaknya dan juga cucu-cucunya. James mengisi waktu luangnya dengan mengumpulkan perangko dan pergi jalan-jalan di sekitar rumahnya.

Dijuluki The Man with the Golden Arm, pria asal Australia ini hampir setiap minggu selama 60 tahun terakhir, rutin menyumbangkan plasma darah dari lengan kanannya.

"Pada tahun 1951, saya menjalani operasi dada, di mana dokter mengangkat paru-paru saya - saat itu saya berusia 14 tahun," kenang Harrison, yang kini berusia 78 tahun kepada CNN (9/6).

Beberapa hari setelah operasi itu, ayah James menjelaskan apa yang telah terjadi. Dia mengatakan bahwa putranya telah menerima 13 liter darah dari seseorang yang tak dikenal. Dan darah orang itu telah menyelamatkan nyawanya.

Setelah mendengar itu, James kecil pun bertekad akan menjadi seorang pendonor darah saat dewasa. Saat usianya telah memenuhi syarat untuk menyumbangkan darah, James dengan senang hati mendonorkan darahnya ke rumah sakit.

Tiba-tiba dokter memanggilnya dan mengatakan bahwa darahnya bisa menjadi solusi untuk sebuah masalah kesehatan yang mematikan. "Di Australia, sampai sekitar tahun 1967, ada ribuan bayi meninggal setiap tahun, dokter tidak tahu mengapa, dan itu mengerikan," jelas Jemma Falkenmire, dari Layanan Palang Merah Australia. "Sebagian besar wanita mengalami keguguran dan bayi yang lahir sering mengalami kerusakan otak."

Kondisi itu adalah hasil dari penyakit rhesus, suatu kondisi di mana darah wanita mulai menyerang sel-sel darah dari janin yang dikandungnya. Dalam kasus terburuk, kondisi itu dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian pada bayi.


Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Penyakit mematikan ini terjadi ketika wanita hamil memiliki darah rhesus negatif (RhD negatif) dan bayi di rahimnya memiliki darah rhesus positif (RhD positif), yang diwarisi dari ayahnya. Jika ibu peka terhadap darah rhesus positif, dia dapat menghasilkan antibodi yang menghancurkan sel darah asing pada bayi.

Siapa sangka, James ternyata memiliki antibodi yang unik dalam darahnya. Pada tahun 1960, dia pun bekerja sama dengan tim dokter untuk mengembangkan suntikan yang disebut Anti-D, yang diambil dari antibodinya. Formula itu dapat mencegah wanita dengan darah rhesus negatif mengembangkan antibodi RhD selama kehamilan.

"Australia adalah salah satu negara pertama yang menemukan pendonor darah dengan antibodi ini, jadi itu cukup revolusioner pada waktu itu," kata Falkenmire. Menurut Palang Merah Australia, darah James sangat berharga karena telah menyelamatkan nyawa lebih dari 2 juta bayi.

Sejauh ini, dokter belum tahu pasti mengapa James memiliki tipe darah yang langka tersebut. Namun, mereka menduga bahwa itu mungkin karena tranfusi darah yang diterimanya saat berusia 14 tahun.

"Saya pikir James tak tergantikan bagi kami (Palang Merah Australia)" tukas Jemma.

Karena kebaikan hatinya, James telah dianggap sebagai pahlawan nasional Australia. Dia bahkan telah memenangkan berbagai penghargaan atas aksi heroiknya.

Tidak peduli berapa kali dia telah menyumbangkan darahnya, ada satu hal yang tak pernah berubah. James rupanya tidak pernah melihat perawat memasukkan jarum ke lengannya.

"Saya selalu melihat langit-langit atau perawat, tetapi tidak pernah menyaksikan jarum suntik masuk ke lengan saya. Saya tidak tahan melihat darah, dan saya tidak tahan rasa sakit," tandas James.
Tag : Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli

Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Nyawa jutaan bayi di selamatkan oleh darah kakek ini 4.5 5 Dinasti Poker Rabu, 09 September 2015 Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Jika dilihat dari luar, sosok James Harrison terlihat biasa saja. Namun, terny...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar