Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Kopursi Gatot & Istrinya

 on Kamis, 10 September 2015  


Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Panitera PTUN Medan, Syamsir Yusfan telah menerima suap sebesar USD 2000 dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nonaktif, Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanty.

Uang suap itu terkait proses hukum yang melibatkan Kabiro Keuangan Pemprov Sumut, Ahmad Fuad Lubis di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

"Menerima hadiah berupa uang sebesar USD 2.000 dari Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti melalui OC Kaligis dan M Yagari Bhastara Guntur alias Garry," kata Jaksa Agus Prasetya dalam sidang saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/9).

Dalam dakwaan, disebutkan jika Syamsir berperan sebagai perantara OC Kaligis agar bisa berkomunikasi dengan Ketua Majelis Hakim PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro.

Pada akhirnya, Tripeni bersedia menerima gugatan mengenai sah atau tidaknya pemanggilan Ahmad Fuad Lubis dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi dana bansos, dana bantuan daerah bawahan, bantuan operasional sekolah, tunggakan dana bagi hasil, dan penyertaan modal di sejumlah BUMD Pemprov Sumut.

Selain itu JPU KPK, menyebutkan bahwa dalam rentang waktu Maret-Juli 2015 Syamsir kerap menerima uang dari OC Kaligis.

Uang yang bersumber dari Gatot dan Evy itu dimaksudkan untuk mempengaruhi putusan perkara berdasarkan UU Administrasi Pemerintahan, terkait penyalahgunaan wewenang pemanggilan saksi dalam penyelidikan perkara korupsi yang baru pertama kali ditangani PTUN.

JPU KPK mengatakan Syamsir berperan aktif untuk memastikan gugatan OC Kaligis melalui Ahmad Fuad Lubis menang. Hal itu dilakukan Syamsir setelah menerima uang sebesar USD 1.000 dari OC Kaligis di ruangan kerjanya.

Saat itu, OC Kaligis didampingi anak buahnya, M Yagari Bhastara alias Gerry dan Yurinda Tri Achyuni alias Indah.

"Beberapa hari setelah menerima pemberian uang tersebut sekitar awal bulan Mei 2015, terdakwa menanyakan rencana gugatan OC Kaligis kepada Tripeni Irianto Putro dan mendapat jawaban gugatan dapat didaftarkan," jelas Jaksa Agus.

Sementara USD 1000 lagi, diterima Syamsir setelah adanya putusan sidang PTUN Medan yang mengabulkan gugatan tersebut. Uang yang dianggap sebagai THR itu diberikan OC Kaligis melalui Gerry pada tanggal 7 Juli 2015 di ruangan kerja Syamsir.

Usai JPU KPK memaparkan dakwaan tersebut, Syamsir serta tim kuasa hukumnya menyatakan tidak akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Saat dikonfirmasi perihal dakwaan tersebut, Syamsir menutup mulutnya rapat-rapat dan meninggalkan wartawan.
Tag : Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli

Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Kopursi Gatot & Istrinya 4.5 5 Dinasti Poker Kamis, 10 September 2015 Dinasti Poker Agen Domino99 Dan Poker Online Uang Asli - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Panitera ...


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar