Agen Domino - Kunjungan ke AS Fadli dapat Topi dan Dasi, Jokowi dapat 2.7juta Dolar

 on Rabu, 18 November 2015  

Seperti yang sudah hatree.com kutip, Fadli mengatakan bahwa keberangkatan Jokowi ke Amerika Serikat tidak akan memberi keuntungan apapun untuk Indonesia. Fadli menduga bahwa kepergian Jokowi hanya bakal membawa lebih banyak kepentingan Amerika jika dibandingkan dengan Indonesia. Bahkan, Fadli menganggap bahwa Jokowi hanya ingin berlibur dan menyegarkan pikiran dengan pergi ke Amerika. "Buktinya saja, Presiden tidak disambut oleh senior official. Yang menyambut orang Indonesia," ujar Fadli.

Bukan hanya itu saja, persoalan tentang pembahasan APBN pada saat ini masih belum juga tuntas. Pembahasan APBN tersebut sampai dengan saat ini masih alot mengenai dana penyertaan modal negara (PMN) yang terlalu besar. Padahal, banyak sekali program pemerintah seperti dana desa yang membutuhkan dana anggaran yang cukup besar. Menurut Fadli, apabila pemerintah tidak serius menanganinya, pembahasan APBN masih dapat ditunda. Agen Domino



Menanggapi komentar pedas dari Fadli Zon tersebut, para netizen tidak tinggal diam dengan mengungkit masalah kunjungan Fadli ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu bersama Donald Trump. Netizen membandingkan dari apa tujuannya hingga apa hasilnya antara kunjungan Jokowi dan Fadli Zon.

Ternyata sungguh terlihat jelas ada banyak perbedaan diantara keduanya tersebut. Berikut adalah ulasannya!

Menurut Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi, dalam kunjungan tersebut, akan dibahas masalah ekonomi. Bahkan Jokowi disebut akan mendapatkan US$ 20 miliar dari hasil kunjungan ini.

Fadli Zon pergi ke Amerika Serikat
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon menjelaskan bahwa pertemuan rombongan DPR RI, termasuk Ketua DPR Setya Novanto dengan calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump bukan bagian agenda resmi yang direncanakan dan bersifat informal.

"Kami bertemu Donald Trump jam 13.00 (waktu setempat), di kantornya di Trump Plaza lantai 26. Informal saja. Bicara tentang ekonomi dan investasi Trump di Indonesia," kata Fadli melalui keterangan tertulisnya, Jumat (4/9).

Fadli menjelaskan, dalam pertemuan informal tersebut Trump menyampaikan dua proyeknya di Indonesia, yakni di Jawa Barat dan Bali yang bekerja sama dengan perusahaan swasta nasional.

Selain itu, ia mengatakan setelah bertemu dalam jamuan makan dan foto bersama selama sekitar 30 menit, rombongan mereka diajak ikut serta dalam konferensi pers Trump yang menjelaskan salah satunya soal imigrasi.

"Di konferensi pers itu Trump memperkenalkan Ketua DPR. Itu improvisasi saja. Karena kami sambil jalan akan pamitan, tentu sebagai sopan santun harus menunggu tuan rumah selesai," kata Fadli melanjutkan.

Meski demikian, Fadli membantah bahwa kehadiran Setya merupakan bentuk dukungan DPR RI kepada Trump. Menurutnya, tidak ada urusan antara DPR RI dengan pemilihan presiden di Amerika Serikat.

"Saya jawab wartawan AS tadi, ya itu terserah warga AS sendiri mau milih siapa. Bagi kami, kami senang pada Presiden AS yang mau berteman dengan Indonesia. Seperti Obama adalah teman Indonesia, juga Trump sekarang pun sebagai pengusaha adalah teman Indonesia," kata Fadli.

Fadli mengakui pertemuan dengan Trump tidak masuk ke dalam agenda resmi yang sudah dijadwalkan. "Tidak masuk acara resmi. Jadi spontan saja," ujar Fadli.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku belum mengetahui agenda pertemuan dengan Donald Trump. Namun, ia mengetahui bahwa terdapat delegasi Indonesia di bawah pimpinan Ketua DPR Setya Novanto yang melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dalam rangka menghadiri kegiatan pertemuan parlemen sedunia.

Fahri menduga pertemuan itu berlangsung spontan dan tidak perlu dipermasalahkan. "Saya duga itu spontan. Kan lagi pengantar musim kampanye. Sebagai proses nonton kampanye di sana, tak masalah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9).

Berdasarkan informasi dari Kepala Bagian Tata Usaha Ketua DPR, Hani Tahapari, Setya Novanto dan Fadli Zon mengikuti agenda sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York. Acara tersebut diagendakan berlangsung dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 2 September 2015.

Di luar agenda tersebut, Setya terlihat hadir dalam konferensi pers calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump di Trump Tower, New York City, Kamis (3/9). Sejumlah media asing ramai mempublikasikan foto keduanya. Rekaman kehadiran Setya dalam acara ini pun beredar di Youtube.

Dalam akhir konferensi pers, Trump memperkenalkan Setya Novanto kepada publik. Setya dilaporkan hadir di acara itu bersama dengan rombongannya, termasuk Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

"Hadirin, ini adalah orang yang sangat luar biasa, Ketua DPR dari Indonesia, Setya Novanto. Salah satu orang yang paling berpengaruh dan dia ke sini untuk bertemu dengan saya. Kita akan melakukan hal yang luar biasa untuk AS, benarkan?" kata Trump kepada Setya, dalam rekaman video yang beredar di YouTube.

"Apakah warga Indonesia menyukai saya?," kata Trump, dikutip dari CBS.

Pertanyaan itu dijawab dengan Setya dengan singkat, "Ya, saya suka, terima kasih banyak."

Setya dan Trump kemudian berjabat tangan.

Trump dikenal sebagai politisi anti-imigran dan kerap melontarkan komentar kontroversial.

Beberapa bulan lalu, Trump mendapat kecaman publik ketika melontarkan komentar bahwa imigran asal Meksiko hanya menjadi kriminal di AS.

Trump, yang merupakan pebisnis real estate dan pemilik reality show Miss USA. Sejak komentar kontroversialnya, sejumlah saluran televisi AS bahkan memutuskan untuk membatalkan penanyangan Miss USA.

Jokowi Mendapatkan Dana Bantuan dari Obama
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, AS, Senin (26/10) siang waktu setempat atau Selasa (27/10) dinihari WIB, Presiden Barack Obama Obama justru secara agak lama membahas mengenai kebakaran lahan, yang menurutnya ini tidak bisa dipadamkan begitu saja karena dibawah masih ada api dan sebagainya.

“Dari pihak Amerika Serikat, saya berbicara dengan Duta Besar Amerika Serikat sudah ada komitmen untuk membantu senilai 2,7 juta dollar AS,” kata Retno kepada wartawan dalam keterangan pers di Washington, AS, Senin (26/10) malam waktu setempat.

Mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan AS, menurut Menlu, tentunya adalah bantuan yang diperlukan oleh Indonesia.

Sebelumnya terkait dengan bencana kabut asap di sejumlah daerah di tanah air itu, Presiden Jokowi telah memutuskan untuk segera kembali ke tanah air guna memimpin langsung penanganan atas bencana kabut asap di tanah air.

“Karena banyaknya keluhan-keluhan dari masyarakat dan juga laporan dari masyarakat yang berkaitan dengan dampak kesehatan dan juga dampak sosial karena asap, saya memutuskan untuk membatalkan perjalanan saya ke West Coast, ke pantai barat dan akan langsung kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi  dalam keterangan persnya di Blair House, Washington DC, Senin (26/10) pagi waktu setempat.

Presiden berencana akan langsung meluncur ke Sumsel atau ke Palangkaraya, ke Kalteng (Kalimantan Tengah), karena dirinya sudah menerima kabar juga bahwa misalnya di Riau sudah ada hujan sedikit.

Menurut Presiden Jokowi,  titik api yang paling banyak itu ada di Sumsel dan di Kalteng. Di Kalteng ada 366, di Sumsel 146.

Semula Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dijadwalkan baru akan kembali ke tanah air pada Jumat (30/10) malam. Namun Presiden telah memutuskan untuk mempercepat kepulangannya menjadi Selasa (27/10) sore, dan diperkirakan akan tiba di Jakarta pada Kamis (29/10). Agen Donimo99

Adapun agenda kunjungan terakhir ke Pantai Barat AS, di antaranya San Fransisco,  Presiden Jokowi menugaskan menteri-menteri yang terkait dengan ini, yaitu Menkominfo, Menteri Perdagangan, kemudian Kepala BKPM, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif untuk bertemu CEO-CEO yang ada di sana.

Bagaimana pendapat Anda mengenai masing-masing kunjungan kerja yang sama-sama menggunakan anggaran dari negara ini?

URL DCMA : http://www.hatree.co/2015/10/kunjungan-ke-as-fadli-dapat-topi-dan.html#ixzz3rpigpz1E
Agen Domino - Kunjungan ke AS Fadli dapat Topi dan Dasi, Jokowi dapat 2.7juta Dolar 4.5 5 Dinasti Poker Rabu, 18 November 2015 Seperti yang sudah hatree.com kutip, Fadli mengatakan bahwa keberangkatan Jokowi ke Amerika Serikat tidak akan memberi keuntungan apapun unt...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar